banner 345x1150
banner 345x1150

Donggala Terus Tekan Stunting, Fokus Pendampingan 1.000 Rumah Tangga HPK di 2025

Istimewa
banner 728x90
SPACE IKLAN

Donggala – SultengDaily.com,Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Upaya konsisten dan terukur ini mulai menunjukkan hasil positif, dengan penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir.

Data Dinas Kesehatan mencatat, pada periode 2023–2024, angka stunting di Kabupaten Donggala turun dari 34,1 persen menjadi 29,6 persen. Penurunan ini menjadi bukti keberhasilan berbagai program intervensi yang dijalankan pemerintah daerah bersama lintas sektor, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, hingga peningkatan asupan makanan bergizi bagi keluarga berisiko.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Wahida Wiyana, memberikan apresiasi atas capaian tersebut namun menegaskan perlunya kesinambungan.

“Capaian penurunan secara positif itu belumlah cukup. Dibutuhkan upaya terpadu berbasis data dan berkelanjutan untuk mencapai target nasional,” ujar Wahida kepada SultengDaily.com.

Selama dua tahun terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala telah menjalankan berbagai program intervensi spesifik, antara lain:

  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita gizi kurang.

  • Distribusi ekstra protein untuk kelompok berisiko stunting.

  • Pembentukan Bank Gizi Desa di setiap kecamatan untuk memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat di tingkat akar rumput.

Memasuki tahun 2025, Pemkab Donggala akan memperluas cakupan dengan fokus pendampingan terhadap 1.000 rumah tangga HPK (Hari Pertama Kehidupan). Program ini akan menjadi ujung tombak dalam memastikan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola konsumsi sehat benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sejalan dengan target nasional penurunan stunting di bawah 14 persen pada tahun 2025, sekaligus mencerminkan tekad Donggala untuk menjadikan isu gizi dan kesehatan anak sebagai prioritas pembangunan manusia.

Upaya berkesinambungan ini menegaskan bahwa Pemkab Donggala tidak hanya mengejar capaian angka, tetapi juga berfokus pada perubahan perilaku, pola asuh, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang sejak 1.000 hari pertama kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *