Indeks

Pemkab Donggala Bergerak Cepat Atasi Keluhan Lalat di Kelurahan Maleni

banner 468x60

Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala merespons cepat keluhan masyarakat terkait maraknya lalat yang mengganggu kenyamanan warga di Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa. Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan.

Kunjungan dan pemeriksaan dilakukan pada Minggu, 8 Februari 2026, dipimpin langsung oleh Kabid Keswan, Dokter Hewan dan paramedik . Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tim menemukan bahwa sumber utama penyebaran lalat berasal dari aktivitas peternakan ayam petelur Farm Mallomo77.

banner 325x300

“Hasil kunjungan lapangan kami menunjukkan bahwa aktivitas peternakan ayam petelur menjadi penyebab utama penyebaran lalat di wilayah pemukiman warga Kelurahan Maleni,” ungkap Kadis Pertanian, Anhar.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian dan Peternakan memberikan sejumlah rekomendasi yang wajib diperhatikan oleh pelaku usaha peternakan, antara lain:
• Pengangkatan kotoran kandang secara lebih rutin
• Perbaikan nipple air yang rusak agar bagian bawah kandang tetap kering
• Pembersihan sisa pakan yang jatuh di area kandang
• Rotasi penggunaan insektisida untuk mencegah resistensi lalat

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Donggala juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi peternakan agar menjaga kebersihan rumah dan lingkungan secara rutin, serta meningkatkan komunikasi antara warga, pengelola kandang, dan dinas terkait.

Menindaklanjuti arahan langsung Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, dinas terkait telah melakukan penyemprotan anti lalat di area kandang ayam petelur sebagai langkah awal pengendalian.

Bupati Vera Elena Laruni menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan pelaku usaha demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap ada kerja sama yang baik antara masyarakat dan pengelola peternakan ayam petelur agar kebersihan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Bupati juga memberikan teguran tegas kepada pelaku usaha peternakan ayam petelur di wilayah Maleni agar bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Pemerintah daerah sudah mulai bergerak. Jika imbauan ini tidak diindahkan oleh peternak, kami tidak segan-segan untuk menutup usaha tersebut,” tegas Vera Laruni.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tetap mendukung keberlangsungan usaha masyarakat selama dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami ingin semua usaha warga tetap berjalan, termasuk peternakan ayam petelur. Namun tanggung jawab terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat harus dijaga dengan baik agar usaha tersebut memberi manfaat bagi semua pihak,” tutupnya.

banner 325x300
3 Banner Iklan Berkedip Cepat
3 Banner Iklan LED Glow
Exit mobile version